Seuntai harap terucap
Oleh bibir yang tak layak berujar
Seuntai rindu terpaku
Menatap biru indah-Mu

Terkesima akan keelokan-Nya
Menyenandungkan kidung kedamaian
Pun ketentraman dalam jiwa
Adakah Ia menyambut kembali
Raga yang t’lah lama membantah

Kasih tak berujung
Cinta tak bertepi
Mengalir lembut membasuh jiwa
Yang rindu akan kasih-Mu

Tuhanku…
Aku bersimpuh
Menengadah dan memohon
Nur-Mu menerangi jalanku